Showing posts with label i copy-and-paste this. Show all posts
Showing posts with label i copy-and-paste this. Show all posts

Tuesday, 10 April 2012






“Let me not pray to be sheltered from dangers,
but to be fearless in facing them.

Let me not beg for the stilling of my pain,
but for the heart to conquer it.

Let me not look for allies in life’s battlefield,
but to my own strength.

Let me not crave in anxious fear to be saved,
but hope for the patience to win my freedom.

Grant that I may not be a coward,
feeling Your mercy in my success alone;

But let me find the grasp of Your hand in my failure.”
 
 
by Rabindranath Tagore

Wednesday, 28 September 2011

"The world is crazy, people. Different cultures between western and eastern mean nothing, but also something. If I publish such kind of story in our country, Indonesia; I'd get a lable as a bitch, whore, slut, or something the same kind. The world is a terrible mess, but in the same time it's perfect. Well, people say that us teenagers are not stable in emotions, well that's not entirely true. The thing we're not stable is our view of this world changes drastically. Parents change, your boyfriend becomes a prick, gum becomes cigar, Saturday nights becomes sex parties, your bestfriend becomes a whore, hugs becomes french kisses, kisses become sex and so on. Yeah, we're living in a complex world all right."
C

SANGAT PENTING

Dikarenakan maraknya penculikan akhir-akhir ini.

Di siang hari, tambah pengetahuan anda akan hal di bawah ini dengan
melakukan tindakan penyelamatan dalam situasi darurat…

Ini untuk anda, dan untuk anda bagikan kepada

istri anda,

anak anda,

Siapapun yang anda kenal.

Setalah membaca 10 tips penting ini,

Teruskan kepada orang-orang yang anda sayangi.


tips 1: tips dari TAEKWONDO

Sikut anda adalah bagian terkuat di tubuh anda.
 Jika memungkinkan anda untuk bisa menyikut pelaku kejahatan itu, lakukan!"


tips 2: dipelajari dari seorang pemandu turis.

Jika seorang perampok meminta dompet atau tasmu,
 JANGAN BERIKAN LANGSUNG KEPADANYA
 Lempar jauh-jauh dompet/tas anda.

Kesempatannya adalah saat dia lebih tertarik pada dompet atau tas anda
daripada dengan anda, dan dia akan pergi mengambil dompet/tas.

LARI SEKENCANG2NYA KEARAH YANG BERLAWANAN!


tips 3: jika anda disekap di dalam bagasi mobil

Tendang lampu belakang mobil dari dalam bagasi dan keluarkan tangan
anda ke lubang tersebut

dan mulailah melambai2 sekuat tenaga.

Pengemudi tidak akan melihatnya, tapi semua orang akan melihat.
Tindakan ini pernah menyelamatkan beberapa nyawa."


tips 4: Wanita punya kebiasaan saat masuk ke dalam mobil mereka sehabis berbelanja, makan, bekerja, dll, dan hanya masuk begitu saja
(mencatat pengeluaran, atau membuat daftar, dll. JANGAN LAKUKAN INI!)

Sang predator sedang mengamati anda, dan ini adalah kesempatan emas untuknya untuk masuk kedalam mobil anda melalui
kursi penumpang, menodongkan pistol ke kepala anda, dan mulai
memerintahkan anda untuk menyetir ke suatu tempat.

BEGITU MASUK KEDALAM MOBIL, LANGSUNG KUNCI MOBIL DAN TINGGALKAN TEMPAT.

Jika seseorang ada dalam mobil anda dengan menodongkan senjata di kepala anda

JANGAN MENGEMUDI

Diulangi:

JANGAN MENGEMUDI!

Tapi jalankan mobil dengan kecepatan penuh ke sembarang arah, dan
tabrakan mobil,

Kantong udara anda akan menyelamatkan anda.

Jika orang tersebut ada di kursi belakang mereka akan lebih terluka.

Begitu mobil tertabrak merangkaklah keluar dan lari.

Ini lebih baik daripada membiarkan orang lain menemukan mayat anda di
lokasi terpencil.


tips 5: beberapa catatan bagaimana masuk ke dalam mobil anda di area parkir, atau garasi parkir:

A) Waspadalah:

amati sekeliling anda, lihat kedalam mobil anda,

di lantai kursi penumpang, dan di kursi belakang

B) jika anda parkir di sebelah mobil van besar, masuk kedalam mobil
anda melalui kursi penumpang.

Kebanyakan seri pembunuhan menyerang korbannya

Dengan menarik korbannya ke dalam van ketika wanita tersebut sedang
memasuki mobil.

C) Perhatikan mobil

yang diparkir di sebelah kursi pengemudi anda, dan di sebelah kursi penumpang…

jika seorang pria sedang duduk sendiri di dalam mobilnya, anda
sebaiknya kembali ke dalam mall, atau kantor, dan minta
seseorang/satpam untuk menemani anda keluar.

SELALU LEBIH BAIK BERHATI2 DARIPADA MENYESAL NANTINYA (dan lebih baik
paranoid daripada mati)


tips 6: SELALU turun dengan elevator daripada tangga.

Ruang tangga adalah tempat yang mengerikan jika sendirian dan menjadi
tempat yang sempurna untuk berbuat kejahatan.

(Khususnya di MALAM HARI!)


tips 7: Jika pelaku kejahatan memiliki pistol dan anda sedang tidak dibawah kendali dia,

LARI!

Pelaku kejahatan itu hanya akan menembak anda (target yang sedang
lari) 4 kali dalam 100 kali percobaan menembak; dan menembak lurus, seperti TIDAK AKAN menjadi mengenai organ vital.

LARI, sebaiknya dengan pola zig-zag!


tips 8: Sebagai seorang wanita, kita selalu berusaha bersimpati terhadap orang lain:

STOP

Ini mungkin akan membuat anda diperkosa, atau dibunuh.

Ted Bundy, pembunuh berantai, berpenampilan baik, pria berpendidikan,
yang SELALU mengambil kesempatan atas simpati wanita yang tidak
menaruh curiga.

Dia berjalan dengan tongkat, atau berjalan pincang, dan sering kali
meminta tolong untuk memapahnya ke mobil,ketika itulah ia menculik
korbannya.


tips 9: Point Keamanan yang Lain:

Seseorang baru saja memberitahu saya bahwa temannya mendengar bayi
yang menangis di terasnya malam hari, dan dia menelpon polisi karena
saat itu sudah larut malam

Dan dia merasa ada yang aneh… polisi memberitahu dia

'apapun yang terjadi, JANGAN buka pintunya..'

Wanita tersebut kemudian mengatakan bahwa sepertinya bayi itu
merangkak dekat jendela, dan wanita tsb khawatir kalo bayi itu akan
merangkak ke jalan dan menyeberang.

Polisi bilang, 'Sudah ada polisi yang sedang menuju kesana, apapun
yang terjadi, JANGAN buka pintu”

Polisi tsb memberitahu wanita itu bahwa sebuah rekaman pembunuhan
merekam suara bayi menangis dan menggunakannya sebagai tipuan

Wanita di dalam rumah akan berpikir bahwa ada seseorang yang
menelantarkan bayinya di luar mereka. Polisi belum memastikan, tapi
polisi sering mendapat telepon dari beberapa wanita yang mengatakan
bahwa mereka mendengar tangisan bayi di luar rumah mereka ketika
mereka sedang sendiri di rumah pada malam hari.


tips 10: Air yang bocor!

Jika anda bangun di tengah malam dan mendengar semua keran di luar
rumah anda terbuka atau anda berpikir ada pipa yang bocor, JANGAN
KELUAR UNTUK MEMERIKSANYA! Ada orang yang sengaja membuka semua keran
di luar rumah anda sehingga anda akan keluar untuk memeriksa dan
kemudian orang itu mulai menyerang anda.

Tetaplah waspada, jaga diri anda, dan hubungi tetangga anda!




Tolong teruskan pesan ini, sebaiknya ditanggapi secara serius karena

Modus tangisan bayi di sebutkan di “Penjahat Paling Dicari” di America
ketika mereka merinci profil pembunuhan berantai di Louisiana

Saya menyarankan anda untuk meneruskan pesan ini kepada semua wanita
yang anda kenal.

Ini mungkin bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Sebuah lilin tidak
akan redup jika lilin tersebut digunakan untuk menyalakan lilin yang
lain.

Saya hanya akan mengirimkan ini kepada wanita saja,

Tapi para pria, jika anda sayang ibu anda, istri anda, saudari anda,
anak perempuan anda, dst.,

Anda sebaiknya meneruskan ini kepada mereka juga.

Kirim pesan ini kepada semua wanita yang anda kenal yang mungkin butuh
untuk diingatkan kembali bahwa dunia yang kita tinggali ini memiliki
banyak kegilaan dan lebih baik berhati-hati daripada menyesal nantinya.

Setiap orang hanya memerlukan waktu 5 menit untuk membaca ini. Ini
mungkin dapat menyelamatkan anda atau seseorang yang anda cintai.

Saturday, 24 September 2011

Wujud Empati bagi Warga Somalia, Restoran di Arab Denda Pelanggan yang Tak Habiskan Makanannya

REPUBLIKA.CO.ID, Damam - Restoran di timur provinsi Damam, Arab Saudi memberikan hukuman denda kepada pelanggannya yang tak menghabiskan seluruh makanan di piring mereka. Hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap kaum miskin di dunia.
Denda akan disalurkan untuk amal. Pelanggan tidak mempermasalahkan dengan adanya denda ini. "Selama itu untuk amal saya tidak mempermasalahkan gagasan itu," kata seorang pria setelah mengunjungi restoran.
Ia justru berharap seluruh restoran di propinsi ini akan mengikutinya. Pelanggan lain mengaku terkejut dengan kebijakan ini, tapi menurutnya ini adalah sebuah langkah yang cukup bagus untuk mendorong orang lain berbuat baik.
"Ada negara-negara lain yang menderita kelaparan seperti Somalia,dan saya menemukan ide baru ini membantu untuk mendorong kesadaran ekonomi dan sosial, dan untuk mengajar orang untuk mengkonsumsi jumlah makanan yang tepat, ditambah, itu ramah lingkungan”, kata seorang pria Saudi menyuarakan keprihatinan dengan berbagai macam kasus kelaparan yang terjadi di tingkat global.
Menurut sebuah laporan pemerintah Inggris, sebanyak 30 persen makanan di seluruh dunia mungkin akan hilang atau terbuang, sementara perkiraan lain telah menyebutkan angka di sekitar 50 persen makanan yang hilang karena tak habis dimakan.

Saturday, 3 September 2011


ADA YANG MENANGIS SEPANJANG HARI...
Tangisan itu seperti kesedihan yang mengapung di udara. Menyelesup ke rumah-rumah kampung pinggir kota itu. Karena hampir setiap hari mendengar orang menangis, maka para warga pun tak terlalu peduli.
Tapi ketika sampai malam tangis itu terus terdengar, sebagian warga pun menjadi mulai terganggu. Tiba-tiba saja tangis itu seperti mengingatkan pada banyak kesedihan yang diam-diam ingin mereka lupakan. Tangis itu jadi mirip cakar kucing yang menggaruk-garuk dinding rumah. Bagai mimpi buruk yang menggerayangi syaraf dan minta diperhatikan. Beberapa warga yang jengkel langsung mendatangi pos ronda.
”Siapa sih yang terus-terusan menangis begitu?!”
”Apa dia tak lagi punya urusan yang harus dikerjakan selain menangis seharian. Ini sudah keterlaluan!”
”Suruh keparat itu berhenti menangis,” sergah warga lainnya.
”Ah paling juga itu tangisan Kumirah,” ujar seorang peronda. ”Ia pasti masih sedih karena suaminya mati dibakar kemaren.”
Orang-orang terdiam. Mendadak saja mereka teringat Sidat yang ketangkap mencuri jagung rebus, kemudian dibantai ramai-ramai. Belum puas melihat Sidat bonyok dan ringsek, seseorang menyiramkan bensin ke tubuh suami Kumirah itu. Sidat mengerang-erang terkapar. Bau daging yang melepuh terbakar itu membuat mereka merinding. Bau daging bakar yang harum campur aroma bensin itu kini kembali tercium. Seakan masih menempel di udara. Bau yang bagai kembali mengapung bersama isak tangis. Adakah yang lebih menyedihkan dari tangisan itu?
Para peronda dan beberapa warga segera menuju kontrakan Kumirah. Kamar itu sepi terkunci. Tak ada tangis merembes dari dalamnya. Tangis itu mengambang di udara entah berasal dari mana. Seperti menggenang dan mengepung mereka. Mereka sudah sambangi tiap rumah, tapi tak menemukan siapa yang menangis begitu sedih begitu nelangsa seperti itu. Kadang tangis itu terdengar seperti suara tangis bayi yang rewel kelaparan. Kadang seperti suara perempuan terisak setelah digampar suaminya yang mabok. Kadang terisak panjang. Kadang seperti keluhan. Kadang seperti erang binatang sekarat. Kadang seperti sayatan panjang yang mengiris malam.
Berhari-hari tangisan itu terdengar timbul-tenggelam merepihkan kesedihan yang paling memilukan. Hidup sudah sedemikian penuh kesedihan kenapa pula mesti ditambah-tambahi mendengarkan tangisan yang begitu menyedihkan sepanjang hari seperti itu?
”Ini sudah keterlaluan!” geram seorang warga. ”Bukannya saya melarang orang menangis, tapi ya tahu diridong. Masak nangis nggak berhenti-henti begitu.” Lalu kompak, warga sepakat mengadu pada Pak RT.
”Kami harap Pak RT segera mencari siapa yang terus-menerus menangis begitu…”
Lho, apa salahnya orang menangis. Kadang menangis kan ya perlu,” ujar Pak RT.
”Kalau nangisnya sebentar sih nggak papa. Kalau terus-terusan kan kami jadi terganggu.”
”Terus terang, kami juga jadi ikut-ikutan sedih karenanya.”
”Jadi kebawa pingin nangis…
”Itu namanya mengganggu ketertiban!”
”Pokoknya orang itu harus segera diamankan!”
Tak ingin terjadi hal-hal yang makin meresahkan, Pak RT segera menghubungi Ketua RW, karena barangkali yang terus-terusan menangis itu dari kampung sebelah. Seminggu lalu memang ada warga kampung dekat pembuangan sampah yang mati gantung diri setelah membunuh istri dan empat anaknya yang masih kecil. Mungkin roh orang itu masih gentayangan dan terus-terusan menangis. Namun Ketua RW menjelaskan kalau suara tangis itu memang terdengar di seluruh kampung.
”Warga seberang rel juga cerita, kalau mereka siang malam mendengar suara tangis itu,” kata Ketua RW. ”Makanya, kalau sampai nanti malem suara tangis itu terus terdengar, saya mau lapor Pak Lurah.”
***
Pada hari ke-3, suara tangis itu terdengar makin panjang dan menyedihkan. Tangisan itu terdengar begitu dekat, tetapi ketika didatangi seakan berasal dari tempat yang jauh. Tangis itu seperti air banjir yang meluber ke mana-mana. Orang-orang mendengar tangisan itu makin lama makin sarat rintihan dan kepedihan. Tangisan yang mengingatkan siapa pun pada kesedihan paling pedih dan tak terbahasakan. Siapakah dia yang terus-terusan menangis penuh kesedihan seperti itu? Bila orang itu menangis karena penderitaan, pastilah itu karena penderitaan yang benar-benar tak bisa lagi ditanggungnya kecuali dengan menangis terus-menerus sepanjang hari.
Pada hari ke-17 seluruh kota sudah digelisahkan tangisan itu. Para Lurah segera melapor Pak Camat. Tapi karena tak juga menemukan gerangan siapakah yang terus-terusan menangis, Pak Camat pun segera melapor pada Walikota, yang rupanya juga sudah merasakan kegelisahan warganya karena tangis yang terus-menerus terdengar sepanjang hari itu. Tangis itu telah benar-benar mengganggu karena orang-orang jadi tak lagi nyaman. Tangis itu makin terdengar ganjil ketika menyelusup di antara bising lalu-lintas. Tangis itu telah menjadi teror yang menyebalkan. Radio dan koran-koran ramai memberitakan. Mencoba mencari tahu siapakah yang terus- menerus menangis sepanjang hari, berhari-hari…
Orang-orang hanya bisa menduga dari manakah asal tangisan itu. Siapakah yang tahan terus- terusan menangis seperti itu.
”Mungkin itu tangis pembantu yang disiksa majikannya…”
”Mungkin itu tangisan buruh yang baru terkena PHK.”
”Mungkin itu tangisan korban mutilasi…”
”Barangkali itu tangisan bocah yang mati disodomi dan mayatnya dibuang ke dasar kali dan tak ditemukan sampai kini…”
”Barangkali itu tangisan pedagang kaki lima yang digusur dan tubuhnya tersiram air panas.”
”Atau bisa jadi itu tangisan kuntilanak…”
”Mungkin tangisan Suster Ngesot…”
Hingga hari ke-65 tangisan itu makin terdengar penuh kepedihan dan membuat Walikota segera menghadap Gubernur. Ternyata Gubernur memang sudah mendengar tentang tangis yang terdengar hingga ke seluruh provinsi. Tangisan itu bagai mengalir sepanjang jalan sepanjang sungai sepanjang hari sepanjang malam, melintasi perbukitan kering, merayap di hamparan sawah yang tergenang banjir dan terdengar gemanya yang panjang hingga ngarai dan lembah yang kelabu sampai ke dusun-dusun paling jauh di pedalaman.
Tangis itu mengalun sayup-sayup bersama galau angin yang melintasi padang savana dan teluk-teluk yang redup sampai ke pantai-pantai. Tangisan itu bagai mampu meredakan deru ombak hingga laut terlihat bening dan datar berkilauan di bawah cahaya bulan yang keperakan. Orang- orang termangu diluapi kesenduan setiap mendengar tangisan yang timbul tenggelam itu. Para penyair menuliskan sajak-sajak perihal kesenduan dan kesedihan tangis itu seakan-akan itulah tangisan paling menggetarkan yang pernah mereka dengar.
Pada hari ke-92 para menteri berkumpul membahas laporan para Gubernur perihal tangis yang telah terdengar ke seluruh negeri. Tangis itu bahkan terdengar begitu memelas ketika melintasi gang-gang becek di Ibu Kota. Terdengar terisak-isak serak bagai riak yang mengapung di gemerlap cahaya lampu gedung- gedung menjulang hingga setiap orang yang mendengar sekan diiris-iris kesedihan.
”Apakah kita mesti melaporkan hal ini pada Presiden?” kata seorang Menteri.
Menteri yang lain hanya diam.
***
Pada hari ke-100, tangis itu sampai juga ke kediaman Presiden yang asri dan megah. Tangis itu menyelusup lewat celah jendela, dan membuat Presiden tergeragap dari kantuknya. Ia menyangka itu tangis cucunya. Tadi sore anak dan menantunya memang mengajak cucu pertamanya tidur di sini. Mungkin dia kehausan, batin Presiden, lalu bangkit menuju kamar sebelah. Tapi cucunya yang mungil itu tampak lelap. Betapa pulas dan damai tidur cucunya itu. Lalu siapa yang menangis? Seperti terdengar dari luar sana. Pelan Presiden membuka jendela, tapi yang tampak hanya bayangan pagar yang baru direhab menghabiskan 22,5 Milyar.
Mendadak istrinya sudah di sampingnya.”Ada apa?”
”Saya seperti mendengar suara tangis…”
”Siapa?”
”Entahlah…”
”Sudah, tidur saja. Besok kamu mesti pidato,” kata istrinya. ”Apa ya nanti kamu akan mengeluh hanya karena mendengar tangis itu?”
Presiden hanya tersenyum. Tetap berusaha tampak anggun dan tenang. Lalu menutup jendela.
***
Sementara tangisan itu terus mengalun dan angin perlahan-lahan bagai susut. Segala suara bagai meredup dan mengendap dalam gelap. Semesta terkesima dan seketika terdiam. Seekor lelawa yang terbang melintas malam mendadak berhenti di udara. Sebutir embun yang bergulir mendadak tergantung beku di ujung daun. Beberapa ekor kunang-kunang dengan cahaya kuning yang redup pucat terlihat diam mengapung dalam dingin. Semesta begitu hening. Tak ada suara selain tangis yang penuh kesedihan itu. Tangis yang terus mengalun mengalir hingga galaksi-galaksi paling jauh.
Apakah kau dengar tangisan itu?
Jakarta, 2007-2010



cerpen diatas ini dimuat di kompas (entah tanggal berapa, entah siapa pengarangnya)

Monday, 15 August 2011

You were born together,
and together you shall be forevermore.
You shall be together when the white wings
of death scatter your days.
Aye, you shall be together even in the
silent memory of God.
But let there be spaces in your togetherness,
And let the winds of the heavens dance between you.
Love one another, but make not a bond of love.
Let it rather be a moving sea between
the shores of your souls.
And stand together, yet not too near together.
For the pillars of the temple stand apart,
And the oak tree and the cypress
grow not in each other’s shadow.”
By khalil gibran

Saturday, 30 April 2011

LADY DIANA
WE LOVE YOU :')




Putri Diana dilahirkan dengan nama Diana Frances Spencer, anak bungsu dari Edward Spencer dari isteri pertamanya Frances Spencer pada tanggal 1 July 1961 di Park House, Sandringham Estate. Beliau dibaptis di gereja St Mary Magdalene di Sandringham, oleh Percy Herbert. Diana mendapatkan pendidikannya di Riddlesworth Hall di Norfolk dan di west Heath Girl's School, di Sevenoaks,Kent, dimana beliau diangggap sebagai seorang pelajar berprestasi rendah.


Saat berusia 16 tahun, Diana meninggalkan sekolah West Heath untuk melanjutkan studinya di Institut Alpin Videmanette di Switzerland, sebuah sekolah yang menitikberatkan pada pendidikan budaya diamana disitu juga terdapat wadah bagi para pelajarnya untuk kegiatan - kegiatan sosial. Walaupun Diana tidak cemerlang dalam pelajarannya tapi beliau merupakan seorang penyanyi amatir yang baik.

Pada tanggal 24 Februari 1981 Lady Di bertunangan dengan Pangeran Charles, dan tanggal 29 Juli 1981 mereka menikah di Kathedral St Paul, London, dalam upacara yang sedemikian meriah. Keberuntungan Lady Di seolah mewakili wanita muda di seluruh dunia pada umumnya yang memperoleh jodoh dan bersama-sama mengarungi bahtera perkawinan. Lady Di seolah begitu sempurna mewakili sosok wanita idaman yang begitu harmonis dan bahagia menemukan cintanya, apalagi dengan calon pewaris tahta kerajaan Inggris. Lady Di semakin disayang poleh pers Inggris ketika mulai melahirkan putra pertama Pangeran William Arthus Philip Louis, kemudian disusul putra kedua Pangeran Henry charles Albert David. Sangat terasa kebahagiaan masih menyelimuti keluarga baru ini.

Namun selang beberapa tahun kemudian mulai muncul benih-benih keretakan keluarga dengan berpalingnya Charles ke cinta pertamanya, Camilia Parker Bowles. Selain itu ternyata Diana ternyata menderita bulimia, tercatat sampai lima kali mencoba bunuh diri seperti dalam biografi yang ditulis Andrew Morton.Bukan hanya Charles yang main affair dengan wanita idaman lain (WIL), tetapi Diana pun terang-terangan punya affair dengan pria idaman lain (PIL). Harapan dan sekaligus "kepercayaan" yang diberikan oleh masyarakat dunia agar pasangan ini bahagia selamanya tidak mampu mereka pertahankan. Setelah diumumkan oleh PM Inggris John Major pada 9 Desember 1992 bahwa pasangan itu hidup berpisah, pada 28 Agustus 1996 keduanya benar-benar berpisah. Kisah bak dongeng yang (diharapkan) serba indah pun berakhir.

Harian Woman's Day pada edisi 31 Agustus 1997 menurunkan tulisan berjudul Diana Jatuh Cinta, Diana oh Diana...., menceritakan makin intimnya Lady Di (36) dengan milyader Dodi al-Fayed (42). Siapa mengira, redaksi harian ini malam harinya harus menyiapkan aneka tulisan untuk disajikan esok harinya, sehubungan dengan meninggalnya Putri Diana dengan pacarnya Dody, pengendara mobil Henri Paul dan bodyguard Al-Fayed Trevor Rees-Jones dalam suatu kecelakaan lalu lintas di Paris, Minggu (31/8) dini hari? Kami memilih judul berita utama Putri Diana Mati Saat Temukan Cinta Sejati, karena ternyata sepanjang perkawinan dengan Charles -- berdasar pengakuannya di biografi maupun wawancara dengan pers - dia tidak merasakan indahnya cinta sejati. Dengan caranya sendiri dia mencoba menemukan cinta sejati itu. Namun takdir menentukan lain. Tiada hal yang pasti di dunia ini, kecuali kematian, dan Diana telah membuktikan hal itu. Dunia kaget dan bersedih. Wajar pula kiranya bila Inggris terkejut dan "marah". Namun Diana terlanjur pergi dan tidak pernah kembali. Tidak akan ada lagi senyum menawan wanita pemalu yang mencintai anak-anak dan sesama antara lain dengan aktif dalam kampanye anti-ranjau darat di seluruh dunia, mencintai musik klasik dan balet, serta pemain ski ulung dan jago renang.


MENJADI seorang publik figur, apalagi seorang wanita cantik yang pada waktu itu menjadi istri seorang calon pewaris tahta kerajaan, memang tidak mudah bagi Lady Di. Di mana saja dia berada, sorotan kamera televisi, kilatan blitz foto, dan coretan pena di atas notes-notes, senantiasa mengiringi. Seolah apa saja yang dia lakukan, apalagi setelah mulai melakukan affair, menarik dijadikan berita. Belum lagi -- dan ini yang justru lebih banyak dan lebih merepotkan -- kehadiran pa-parazzi yang selalu membuntuti orang - orang penting dan kaya untuk difoto paling eksklusif dengan imbalan honor tinggi dari media yang bersedia membelinya.

The Sun, The Mirror, dan Daily Mail, adalah tiga tabloid di Inggris yang langganan membayar tinggi foto-foto eksklusif kiriman paparazzi. Salah satu penyulut kecelakaan maut Diana dan Dodi itu adalah akibat ulah paparazzi yang bertindak berlebihan dan pantang menyerah karena mengejar honor tinggi. Toh masyarakat dunia tidak dapat menyalahkan sepenuhnya ulah paparazzi maupun media yang terus memberitakan perkembangan kisah Lady Di karena mereka memang tertarik menikmati perkembangan berita terbaru cerita putri itu.




Maraknya pemberitaan dan duka dunia atas meninggalnya Lady Di, menunjukkan bahwa wanita itu memang memiliki kharisma luar biasa. Komitmennya terhadap kemanusiaan, dan perjuangannya mewujudkan keluarga yang berbahagia, memberikan inspirasi dan semangat bagi kaum wanita dunia untuk tidak mengenal lelah melakukan hal yang sama. Menjadi istri, ibu, dan sekaligus publik figur yang baik dan bermakna bagi sesama memang tidak mudah dilakukan oleh setiap orang. Namun seorang Lady Di telah berjuang keras meraihnya (meski gagal) di antara guncangan hebat kehidupan pribadinya. Bukan hasil yang dipentingkan di sini, tetapi proses untuk mewujudkannya.






Tuesday, 26 April 2011




Julian Paul Assange dilahirkan 39 tahun yang lalu di Queensland, Australia. Ia adalah penerbit, peretas (hacker) dan aktivis internet. Namanya sedang menjadi sorotan dunia belakangan ini karena situs yang dibuatnya, Wikileaks, berhasil mendapatkan dokumen-dokumen rahasia negara adidaya AS. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, yakni disinyalir mencapai 250 ribu dokumen. Semua isi dari dokumen tersebut akan dikuak kepada publik melalui situs tersebut sedikit demi sedikit.
Masa kecil Julian kurang bahagia. Ibunya, Christine, menikah lagi dengan seorang musisi gerakan New Age yang kontroversial. Julian kecil jarang mendapatkan pendidikan formal. bahkan karena ayah tirinya sangat kejam, ia dan ibunya harus melarikan diri dan hidup nomaden. Tercatat ia telah berpindah tempat tinggal sebanyak 37 kali sebelum berusia 14 tahun. Home Schooling bukan barang baru baginya.
Ketika beranjak dewasa, ia mengikuti perkuliahan di sejumlah universitas di Australia. Pada tahun 1987, saat berusia 16 tahun, Julian memulai karirnya di bidang hacker komputer. Ia memakai nama sandi ‘Mendax’. Bersama dua rekan lain, ia mendirikan sebuah kelompok bernama Internasional Subversives. Julian dan teman-temannya bukanlah perusak program atau situs. Mereka mencuri data-data dari situs tersebut yang bersifat ‘rahasia’ dan membagikannya kepada umum.
Kelompok muda tersebut memiliki akses ke sejumlah universitas ternama di Australia. Bahkan merambah hingga ke mancanegara, salah satunya akses ke Nortel, sebuah perusahaan telekomunikasi di Kanada. Namun karena masih ‘hijau’, Assange tertangkap pada tahun 1991, dan dinyatakan bersalah atas 24 tuduhan aktivitas hacking nya. Namun ia bebas tahun itu juga dengan membayar denda sejumlah AUS$2100
Pada tahun 2006, Assange bersama lima orang lainnya mendirikan situs bernama Wikileaks. Assange bertindak sebagai juru bicara bagi situs tersebut, karena itu, hanya dirinyalah satu-satunya yang dikenali sebagai petinggi Wikileaks. Tujuan awal situs ini adalah membongkar kelakuan perusahaan yang dinilai tidak etis, serta membantu pemberantasan korupsi di lembaga publik.
Motto Wikileaks sebenarnya mulia, yakni ‘Transparansi/keterbukaan’, hal itu dapat dilihat pada situsnya, yakni paragraf yang bertuliskan “Transparansi menciptakan kehidupan lebih baik bagi semua masyarakat. Pengawasan yang baik akan mengurangi korupsi dan memperkuat demokrasi di semua institusi sosial, termasuk pemerintahan, perusahaan dan organisasi lainnya,”
Wikileaks adalah situs sukarela. Julian Assange dan kawan-kawannya tidak menerima uang sepeser pun dari tindakan mereka ini. Semua biaya yang diperoleh Wikileaks berasal dari pengunjung situs tersebut. Namun hasilnya tidak main-main, Assange pernah mengatakan bahwa Wikileaks telah menghimpun dokumen-dokumen rahasia pemerintah lebih banyak dari temuan semua media di dunia bahkan jika temuan tersebut digabungkan ke dalam satu paket.
Akibat dari perbuatannya, Julian Assange harus tinggal berpindah-pindah. Mungkin hal ini wajar baginya, mengingat akar ‘nomaden’  yang dimilikinya. Dia pernah menginap di bandara. Kadang dia berada di Australia, Kenya dan Tanzania. Terakhir, Assange dilaporkan menyewa sebuah rumah di Islandia, Maret lalu.
Namun Julian Assange bukanlah sosok misterius. Dirinya kerap menghadiri acara wawancara dengan media ternama, seperti Al JazeeraMSNBCDemocracy Now! danThe Colbert Report.
Julian Assange terakhir tampil di hadapan umum pada awal Juli lalu, di acara Personal Democracy Forum di New York. Kehadirannya pun tidak secara fisik, melainkan memanfaatkan kecanggihan teknologi melalui Video Conference. Hal ini wajar karena sejak saat itu Wikileaks sudah mulai membocorkan rahasia AS ke publik, tentu tak aman bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk menginjakkan kaki di negara adidaya tersebut.
Wikilieaks memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya penghargaan media dariAmnesty International pada 2009,  Penghargaan Economist Index on Cencorship pada 2008, Sam Adams Award pada 2010.
Julian Assange pun tak luput dari penghargaan. Ia dinobatkan sebagai salah satu dari 25 visioner yang akan mengubah dunia versi majalah Utne Reader. Tak hanya itu, majalah prestisius Time pun menyematkan gelar Person Of The Year 2010 kepada pria berambut pirang ini.
Sejak tampil terakhir pada bulan Juni lalu, Assange tak pernah lagi tampak batang hidungnya hingga kini. Ia diduga tengah bersembunyi. Assange menjadi buronan nomor satu oleh Interpol berdasarkan permintaan Swedia. Tapi bukan karena urusan bocoran dokumen. Assange diincar atas tuduhan perkosaan, dan pelecehan seksual di Swedia. Tak sedikit yang berspekulasi, Assange sengaja dituduh demikian, akibat ulahnya membeberkan dokumen rahasia.
Dampak dari perbuatan Julian Assange ini sangat terasa. Negara sebesar Amerika pun kita seakan ciut nyalinya menghadapi aksi pria satu ini. Tak hanya itu, negara adidaya lain seperti China, Jepang, bahkan hingga Indonesia pun turut kebakaran jenggot. Bagaimana tidak, bukan tak mungkin dalam dokumen-dokumen rahasia tersebut terdapat hal-hal yang menyimpang sepert penyalahgunaan asas kekuasaan. Apapun yang terjadi, yang jelas Julian Assange telah menciptakan sebuah revolusi baru di bidang transparansi media.

nah, menurut gue assange itu orang yang keren banget. ampir nyamain johnny depp. (Y)(Y) dan dia GAK TUA. 40 ato 41 tahun gak tua kok. 

Saturday, 23 April 2011


A man should look for what is, and not for what he thinks should be.
Any intelligent fool can make things bigger and more complex… It takes a touch of genius – and a lot of courage to move in the opposite direction. Everything should be as simple as it is, but not simpler.
God always takes the simplest way.
All religions, arts and sciences are branches of the same tree. As far as I’m concerned, I prefer silent vice to ostentatious virtue. True religion is real living; living with all one’s soul, with all one’s goodness and righteousness.
I believe that a simple and unassuming manner of life is best for everyone, best both for the body and the mind.
Great spirits have always encountered violent opposition from mediocre minds. Common sense is the collection of prejudices acquired by age eighteen.
Heroism on command, senseless violence, and all the loathsome nonsense that goes by the name of patriotism – how passionately I hate them! He who joyfully marches to music in rank and file has already earned my contempt. He has been given a large brain by mistake, since for him the spinal cord would suffice. Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I’m not sure about the universe.
You have to learn the rules of the game. And then you have to play better than anyone else.
If the facts don’t fit the theory, change the facts.

Albert Einstein
 ( 14 March 1879 – 18 April 1955) was a theoretical physicist, philosopher and author who is widely regarded as one of the most influential and best known scientists and intellectuals of all time.

Paulo Coelho's character of the week


EACH TO HIS/HER OWN DESTINY

A Samurai who was known for his nobility and honesty, went to visit a Zen monk to ask him for his advice.
When the monk had finished his prayers, the Samurai asked,
– Why do I feel so inferior? – I have faced death many times, have defended those who are weak.
“Nevertheless, upon seeing you meditating, I felt that my life had absolutely no importance whatsoever.
– Wait. Once I have attended to all those who come to see me today, I shall answer you.
The samurai spent the whole day sitting in the temple gardens, watching the people go in and out in search of advice. He saw how the monk received them all with the same patience and the same illuminated smile on his face.
At nightfall, when everyone had gone, he demanded:
– Now can you teach me?
The master invited him in and lead him to his room. The full moon shone in the sky, and the atmosphere was one of profound tranquility.
– Do you see the moon, how beautiful it is? It will cross the entire firmament, and tomorrow the sun will shine once again.
“But sunlight is much brighter, and can show the details of the landscape around us: trees, mountains, clouds.
“I have contemplated the two for years, and have never heard the moon say: why do I not shine like the sun? Is it because I am inferior?
– Of course not – answered the samurai. – The moon and the sun are different things, each has its own beauty. You cannot compare the two.
– So you know the answer. We are two different people, each fighting in his own way for that which he believes, and making it possible to make the world a better place; the rest are mere appearances.
 
From Paulo Coelho's blog
KILLING OUR DREAMS

The first symptom of the process of our killing our dreams is the lack of time. The busiest people I have known in my life always have time enough to do everything. Those who do nothing are always tired and pay no attention to the little amount of work they are required to do. They complain constantly that the day is too short. The truth is, they are afraid to fight the Good Fight.

The second symptom
 of the death of our dreams lies in our certainties. Because we don’t want to see life as a grand adventure, we begin to think of ourselves as wise and fair and correct in asking so little of life. We look beyond the walls of our day-to-day existence, and we hear the sound of lances breaking, we smell the dust and the sweat, and we see the great defeats and the fire in the eyes of the warriors. But we never see the delight, the immense delight in the hearts of those who are engaged in the battle. For them, neither victory nor defeat is important; what’s important is only that they are fighting the Good Fight.
And, finally, the third symptom of the passing of our dreams is peace. Life becomes a Sunday afternoon; we ask for nothing grand, and we cease to demand anything more than we are willing to give. In that state, we think of ourselves as being mature; we put aside the fantasies of our youth, and we seek personal and professional achievement. We are surprised when people our age say that they still want this or that out of life. But really, deep in our hearts, we know that what has happened is that we have renounced the battle for our dreams – we have refused to fight the Good Fight.
When we renounce our dreams and find peace, we go through a short period of tranquility. But the dead dreams begin to rot within us and to infect our entire being.
We become cruel to those around us, and then we begin to direct this cruelty against ourselves. That’s when illnesses and psychoses arise. What we sought to avoid in combat – disappointment and defeat – come upon us because of our cowardice.
And one day, the dead, spoiled dreams make it difficult to breathe, and we actually seek death. It’s death that frees us from our certainties, from our work, and from that terrible peace of our Sunday afternoons

Words from Petrus to me during The pilgrimage to Santiago de Compostela
Paulo Coelho